Tentang wildainish.com

Domain doang tanpa hosting bagai beli tanah tapi nggak punya rumah

Bismillah.

Bersyukur ketika ruang produktivitas bertambah dengan mencoba zona lain. Belajar lebih profesional lewat domain dan hosting pemula. Panjang ceritanya memang. 😅

Dari dulu jaman punya blog gratisan, kok kebayang punya domain sendiri itu lebih spesial dan gereget. Jadilah domain.com ini jadi daftar keinginan kesekian untuk dieksekusi. Banyak alasan untuk menanti-nanti. Hingga suatu pagi tepatnya Kamis 7 November 2019 tiba. Berawal dari nonton video buat media pembelajaran di Youtube, sempat muncul iklan bikin domain gampang. Aha! Langsung saya klik menuju website utama.

Segera memeriksa domain yang diinginkan tersedia atau tidak. Ternyata ada dong. Cuss lah bayar-bayar dan seketika dapat notifikasi aktivasi. Namuuuun… Buat saya yang awam di dunia per-website-an dibuat kalap karena gagal paham. Domain doang tanpa hosting bagai beli tanah tapi nggak punya rumah. 😂😂😂

Okay baiqlah. Domain dan hosting pun saya beli dengan ekpektasi 1 tahun berkarya dalam laman virtual. Serasa menyewa ruang berharga melebihi rumah sendiri yang masih cicilan. 😳😅 Next ngapain?

Biar nggak kosong melompong, coba impor dari akun wordpress gratisan yang udah ada. Tapiii… nyatanya gening jadi random post begitulah. Memang enaknya kalau domain dna hosting baru itu diremake ulang dan konsep berbeda dari awal. Termasuk dalam menentukan prioritas posting. Kategori populer mau apa aja? Konten unggulan gimana? Banyak sekaliii ide yang tuing-tuing di kepala. Fhiuh namanya juga memulai. Ibarat bayi yang amazing melihat dunia. Bismillah…