Bunda Cekatan IIP,  IP Bandung,  Keluarga

Jurnal # 8 : Meet Up My Buddy

Bukan waktu yang tak cukup untuk kita. Tapi bisa jadi karena waktu yang kurang berkah.

Ust. Budi Ashari.

Bismillah. Maasyaa Allah. Begitu mengenanya pertemuan kemarin bersama teman spesial saya. Ya, bertemu dengannya menjadi energizer tersendiri. Seperti melengkapi puzzle yang hilang, kami berdua saling bercerita tentang yang dirasakan hingga ujung perjalanan tahap ulat.

Qadarullah pikiran saya tertambat padanya. Begitu Bu Septi memberikan tantangan mencari buddy, saya langsung mengontak Farah, adik kelas saat sekolah sekaligus teman berpetualang hingga kuliah. Ya, jaman kami naik sepeda bareng di sekolah, hiking, dan berada di ruang gerak organisasi yang sama. Jaman sebelum jadi emak-emak. Kini Allah pertemukan kami dalam nuansa berbeda. Saling alirkan rasa dan menyiapkan bekal perjalanan. Ahad kemarin (8/3), kami bertemu langsung sekitar 2 jam.

Meet Up Bersama

Menyimak Kekuatan Waktu yang Berkah

Aliran Rasa Farah Fatihah

Manajemen waktu dalam Islam. Ini jadi fokus utama Farah di Bunda Cekatan. Mindmap topik pertama yang menjadi tantangan tersendiri baginya. Menyimak Farah bercerita tentang grup telegram Uluwatu dengan 500 anggota, saya membayangkan betapa siwernya menyimak obrolan hingga 3000 chat. Maasyaa Allah… Pasti perjuangan sekali menyimak mana yang penting atau sekadar obrolan basa-basi.

Berjuang untuk tetap Fokus unit-unit tugas di FB grup Bunda Cekatan dan sesekali menyimak grup Hima regional, menjadi kuncinya. Ini penting untuk mengejar ketertinggalan. Sungguh prinsip “menarik tapi tidak tertarik” menjadi jurus ampuh berada di tengah hutan pengetahuan.

“Kandang waktu yang sudah jelas itu terdapat dalam 5 waktu sholat dan bisa ditambah tahajud minimal 1 minggu sekali,” ujar Farah. Reminder berharga saat menyimak tentang nilai waktu ini. Mengawali hari dengan konsisten “mendahulukan hak Allah lebih dulu” agar Allah bantu kita dalam setiap aktivitas sepanjang hari. Ah ini jadi energi berharga ternyata. Saya jadi teringat hadits yang berkaitan dengan ini,

Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam  bersabda  : “Barangsiapa yang bangun di pagi hari namun hanya dunia yang dipikirkannya  sehingga seolah olah dia tidak melihat hak Allah padanya, maka Allah akan menanamkan 4 penyakit dalam dirinya :  Kebingungan yang tiada putusnya. Kesibukan yang tidak ada ujungnya.  Kebutuhan yang tidak terpenuhi  dan  keinginan yang tidak tercapai”. (H.R  ath Thabrani).

Sebagai upaya memenej waktu, Farah pun mencoba metode Bullet Journal. Cara membuat BuJo ini didapat dari Kopdar Hima Regional Bandung bersama Teh Chika Dzikra. Simpel dan efektif memang BuJo ini. Yang menantang justru bagaimana agar mengisi dengan konsisten hari ke hari.

Begitu Farah menguraikan cemilan tambahan tentang mindfulness, saya berbinar-binar karena ini menjadi bagian subtopik saya di manajemen energi. Betapa kepingan puzzle ilmu yang saya cari, Allah berikan lewat momen silaturrahim ini. Penting sekali bagi kita untuk ambil jeda sejenak dari riuhnya informasi yang menggempur tiap waktu.

Aliran rasa tentang keberkahan waktu ini bagi saya membuka mindset perlahan tentang hakikat produktivitas. Produktif itu semata bukan menggenapkan rutinitas dengan kumpulan aktivitas, tapi kebermanfaatan diri dalam charging iman dan amal sholeh.

Bekal Sederhana untuk My Buddy

Bekal untuk Farah dalam menyambut tantangan 30 hari mendatang sebagai berikut:

  1. E-book Time is Up! Manajemen Waktu Islami yang ditulis Ust. Yusuf Qardhawi dari Ipusnas.
  2. Bullet Journal Ramadan Ideas dari www.ewafebri.com.
  3. E-Book #NasihatDiri untuk Para Pembelajar yang ditulis Teddi Prasetya Yuliawan dari Ipusnas.

Bekal sederhana berikut ini saya dapat dari Buku #NasihatDiri untuk Para Pembelajar, sebagai kutipan yang kiranya bisa menambah semangat menyambut tantangan 30 hari di Bunda Cekatan.

Semoga berkenan ya, buddy-ku… Ah rasanya bekal yang kusiapkan teramat sederhana. Namun semoga Allah lengkapi kembali dengan insight berharga dalam perjalanan kelak. Semangat menuju fase kepompong. 😍😘

Amazing with Visual Creations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *