Bunda Cekatan IIP

Aliran Rasa Menetaskan Telur

Special Reward for Me

Bismillah.

Begitu lega rasanya berselancar di atas tantangan. Mendaki ombak rutinitas bergulung-gulung. Mengasah sensitivitas diri dengan apa yang dibutuhkan sesungguhnya untuk kehidupan.

Alhamdulillah bisa melalui tahapan telur-telur ini dengan beragam dinamika rasa. Dibuat berdebar tiap pekannya. Antara cemas takut ketinggalan momentum dan khawatir jika yang dicatat sampai menguap sia-sia.

Bunda cekatan kali ini benar-benar memupuk mental struggle dalam diri. Menuntut kecakapan dan kegesitan meraih ritme belajar tiap pekannya. Tak ada kesan menggegas ilmu tapi saya dilatih untuk mengendapkan pelan tapi pasti.

Untuk orang dengan modalitas visual seperti saya, warna telur rasanya mewakili apa yang menjadi pesan bermakna di baliknya. Mulai dari telur hijau yang bikin berbinar karena banyak aktivitas yang saya suka dan bisa. Dengan segenap suka cita ingin rasanya meraih semua aktivitas dengan maksimal. Namun nyatanya diri punya keterbatasan waktu dan energi. Maka saat sesi telur merah, aktivitas ini mengerucut pada urgensi dan tenggat waktu yang terbatas. Telur oranye lebih bikin berdebar lagi. Satu per satu topik saya eliminasi karena prioritas menjadi ukuran. Hingga semuanya diramu dalam peta belajar. Peta yang rasanya menjadi tarik ulur keputusan.

Eh hutan pengetahuan itu butuh mental tangguh untuk melaluinya. Bukan cuma peta panduan tapi keyakinan untuk maju di saat yang lain rasanya lebih wow dengan pilihannya. Benar kata Bu Septi, menarik tapi tidak tertarik. Kalimat kunci ini jadi patokan berharga agar bisa fokus pada apa yang dibutuhkan. Bukan memaksakan diri pada jejalan teori.

#bundacekatan #kelastelurtelur #institutibuprofesional #aliranrasatahaptelurtelur

Amazing with Visual Creations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *